FENOMENA AURORA

Ketika saya melihat aurora di televisi, begitu besar kuasa Tuhan yang menciptakannya begitu indah langit yang dihiasi dengan warna-warni pancaran cahaya, kemudian saya melakukan pencarian untuk mendapatkan penjelesan lebih lanjut terhadap Aurora ini, disebutkan dalam situs nya http://www.astronomi.us/2012/01/penyebab-terjadinya-aurora.html , Aurora merupakan fenomena pancaran cahaya yang menyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet , akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari). Apa yang menyebabkan terjadinya Aurora ? sesuai dengan nama nya yang indah , begitu juga cahaya yang menyala pada situsnya beliau memaparkan bahwa Aurora terjadi akibat atom-atom yang bertumbukan dengan partikel-partikel bermuatan, terutama elektron dan proton yang berasal dari Matahari. Partikel-partikel tersebut terlempar dengan kecepatan lebih dari 500 mil per detik dan terhisap medan magnet Bumi di sekitar kutub utara dan selatan. Warna-warna yang dihasilkan disebabkan benturan partikel dan molekul atau atom yang berbeda. Misalnya aurora hijau terjadi akibat benturan partikel elektron dengan molekul nitrogen. Aurora merah terjadi akibat benturan partikel elektron dengan atom oksigen.
Bagian penting dari mekanisme aurora adalah “angin Matahari” yaitu suatu aliran partikel yang keluar dari matahari. Angin Matahari menggerakkan sejumlah besar listrik di atmosfer (sabuk Van Allen). Energi ini akan mempercepat partikel ke atmosfer bagian atas yang kemudian akan bertabrakan dengan berbagai gas. Hasilnya adalah warna-warna di angkasa yang bergerak-gerak. Tekanan listrik mengeluarkan molekul gas menjadi keadaan energi yang lebih yang mengakibatkan lepasnya foton. Warna tergantung pada frekuensi tumbukan antara partikel-partikel dan gas-gas. Mekanisme ini hampir sama dengan lampu berpendar atau lampu neon (tripod.lycod.com)

aurora1

source picture : sriyanto-geo.blogspot.com

 

Menurut pernyataanya pada http://id.wikipedia.org/wiki/Aurora bahwa Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis sedangkan di Eropa, aurora sering terlihat kemerah- merahan di ufuk utara seolah-olah Matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa. Namun terkadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis.

SUMBER :
http://www.astronomi.us/2012/01/penyebab-terjadinya-aurora.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Aurora
sriyanto-geo.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: